Fase Knock Out Dimulai, Die Bayern Masih Faforit Juara

Persaingan ketat di Liga Champions akan berlangsung sesuai harapan penggemar saat memasuki babak perempat final. Karena di fase ini, semua tim terbaik telah tersaring dari babak penyisihan group yang terkesan membosankan karena didominasi tim-tim elite. Mantan striker Timnas Jerman Jurgen Klinsmann mengutarakan hal ini pada ESPN.com sekaligus menggambarkan peluang masing-masing tim pada babak perempat final ini, dengan Bayern Muenchen tetap sebagai faforit kampiun.  


Menurutnya, Munich masih faforit juara dan menjadi tim yang wajib dikalahkan pada awal sistim gugur ini. Sebab tim ini memiliki ikloim kompetitif yang kuat, dan selalu diatur untuk bersaing di kancah Eropa di setiap tahunnya.

Tim ini memiliki Robert Lewandowskim yang bisa dikatakan sebagai pemain nomor 9 terbaik di dunia, dengan penampilan yang terus menggila bersama Die Bayern.

 

Pemain ini memiliki kaki kanan, kiri, sundulan bahkan tendangan bebas yang sama baiknya. Klibsman bahkan berani menyebutnya sebagai Marco Van Basten di era ini.

Pemain lain yang tak kalah berpengaruh bagi tim ini adalah Thomas Muller, yang pernah menjadi anak didik Klinsman ketika menukangi Muenchen.

Menurutnya, Muller adalah tipikal pemain cerdas, selalu dokus pada pertandingan dan mampu mengeksekusi semua peluang secara sederhana dengan hasil yang luar biasa.

“ Saya berharap Bayern mengalahkan Lazio dan Juventus lolos melawan Porto. Peluang Paris Saint-Germain dan Barcelona adalah 50-50, Liverpool memiliki keunggulan atas RB Leipzig dan Manchester City jelas favorit melawan Borussia Monchengladbach. Sevilla melawan Borussia Dortmund sulit ditebak karena wakil  Jerman ini sedang berjuang dan Atletico Madrid vs Chelsea akan menarik untuk ditonton dengan pelatih energi tinggi Diego Simeone dan Thomas Tuchel di pinggir lapangan,” ungkapnya.

 

Mungkin tim yang mengejutkan di babak 16 besar ini adalah Atalanta yang akan melawan Real Madrid.

Tim ini menampilkan sepak bola yang menyenangkan untuk ditonton. Energi  tinggi, tekanan tinggi  dan kekompakan para pemain sangat sempurna.

 “ Mempertahankan gaya permainan seperti itu sepanjang musim adalah perjuangan yang sulit, lihatlah bagaimana mereka kehilangan beberapa pertandingan di Italia yang tidak Anda duga, tetapi mereka mencapai perempat final musim lalu, kini mereka berada di level teratas,” tambahnya.

 

Kunci untuk sukses di Liga Champions adalah menemukan bentuk dan ritme pada saat yang tepat. Bayern, misalnya, menutup musim lalu dengan 21 kemenangan berturut-turut di semua kompetisi.  

 

“ Tim-tim lain yang tampil buruk pada awal kompetisi perlahan mulai menemukabn iramanya, sebut saja Barcelona,  Real Madrid dan PSG. Sementara Manchester City menemukan performa mereka sedikit lebih cepat,” pungkasnya.

Apakah anda memiliki pendapat yang sama dengan salah satu legenda sepak bola Jerman ini ? atau anda punya prediksi yang berbeda?, tuliskan di kolom komentar. (artsport/ESPN)


Share:

0 Comments:

Posting Komentar

Definition List

Unordered List

Support