Publik bola Jerman dan Eropa mungkin masih
bertanya-tanya, bagaimana bisa pemain pinjaman dari Manchester City, Angelino
mendapatkan kontrak permanen berdurasi 4 tahun dari RB Leipzig yang saat ini
menghuni posisi dua klasemen Bundesliga?. Sementara pemain bernama lengkap Jose Angel Esmoris
Tasende ini tercatat mondar-mandir di beberapa kloub sebagai pemain pinjaman
dari si Biru Langit (Manchester City-red).
Sebelum ke Leipzig, Angelino telah merasakan atmosfer
sepak bola sejumlah negara seperti Spanyol, Inggris, Belanda dan Amerika Serikat, untuk menjalani masa
peminjaman di Malorca, Girona (Spanyol), NAC Breda, PSV Eindhoven (Belanda) dan
New York City (Amerika Serikat).
Direktur Olahraga Leipzig Markus Krösche meyakini seluruh
pengalaman yang ia dapatkan selama masa peminjaman memberi dampak spektakuler
pada penampilannya saat dipinjamkan City ke Leipzig.
Dalam penampikan paruh kedua musim 2019/2020, Angelino
tercatat tampil dalam 18 pertandingan kompetitif dengan menyumbang lima assist
serta 1 gol.
“ Untuk ukuran seorang bek kiri, catatan ini tidaklah
buruk. Angel tidak membutuhkan banyak waktu untuk beradaptasi dengan tim ini. Sangat
mengesankan melihat dia berkonstribusi untuk mencapai tujuan klub, termasuk di
Liga Champions. Dia benar-benar memberi pengaruh di sini,” ujar Krösche.
Penampilan mengesankan tersebut yang kemudian mendorong
Leipzig untuk memperpanjang masa peminjaman Angelino di musim berikutnya.
Upaya Leipzig ini tandasnya, mendapatkan persaingan dari
Barcelona, dimana pasangan dan anak Angelino tinggal. Namun pemain berusia 24
tahun ini memilih melanjutkan karir di Leipzig.
Memang, Angelino merasa sangat betah di kota dan di klub
sehingga dia membeli rumah tahun lalu, sebuah keputusan yang sangat tidak biasa
untuk seorang pemain dengan status pinjaman. Hingga akhirnya Leipzig
menggunakan opsi mereka untuk menjadikan transfernya permanen.
Semuanya membawa kita ke masa sekarang, dengan Angelino
terus tampil mengesankan untuk Leipzig hingga 2021 dan menandatangani
kesepakatan hingga Juni 2025. Empat golnya di liga musim ini membuatnya tidak
hanya sebagai pencetak gol terbanyak bersama klub bersama striker Yussuf
Poulsen, tetapi juga Bek dengan skor tertinggi di liga.
Ciptakan empat assist, ditambah tiga gol di Liga Champions
UEFA dan satu lagi di Piala DFB Pokal menjadi alasan kuat bagi Die Roten Bullen
(julukan Leipzig-red) sangat ingin mengikatnya.
“ Ia sangat penting dalam upaya Leipzig untuk meraih
trofi di ketiga Kompetisi. Angel adalah pemain yang sangat bagus, sangat
penting untuk permainan kami,” kata Nagelsmann setelah kesepakatan dibuat
resmi.
“Dia memainkan peran utama bersama kami sejak awal, dan
meskipun dia sudah berkembang dengan sangat baik dan cepat, dia masih bisa
melakukan lebih banyak lagi. Dia terus-menerus ingin mendorong batas
kemampuannya dalam hal membuat kemajuan, dan itu sangat mengesankan,”
tambahnya.
Jarang bagi Nagelsmann untuk memilih satu pemain untuk
dipuji, tetapi pilihan timnya adalah konfirmasi dari penghargaan tinggi di mana
Angelino berada.. Pelatih kepala Leipzig dikenal karena merotasi timnya untuk
menjaga pemainnya tetap segar dan lawan menebak-nebak, tetapi tidak untuk
Angelino.
Pemain kidal ini telah memainkan lebih banyak menit
Bundesliga musim ini (1.787) daripada pemain lain di klub, sementara dia
menjadi starter dalam 29 dari 30 pertandingan kompetitif tim sejauh ini.
“ Dia bisa bermain di posisi bek kiri, kemudian merambah menyerang
sebagai bek sayap kiri atau gelandang kiri untuk Leipzig, memberikan alternatif
pemanfaatan lebar di sayap.
“Angelino selalu ingin bermain dan selalu memiliki
tingkat energi yang sangat tinggi,” kata Nagelsmann.
Kemampuan tinggi Angelino juga dimanfaatkan di pertahanan, dimana 183 tekelnya mampu menyelamatkan gawang tim.
Ini menjadi salah satu faktor yang membuat Leipzig terbang tinggi di tempat kedua, memiliki rekor
pertahanan terbaik dari klub Bundesliga mana pun musim ini, dengan hanya
kebobolan 18 gol.
Dia, juga pemain
berkualitas tinggi, konsisten, mampu berkontribusi di kedua ujung lapangan.
Pemain Spanyol itu tiba di Red Bull Arena dengan status
pinjaman enam bulan dari Manchester City pada Januari 2020.
“ Sebagian besar pemain biasanya membutuhkan waktu untuk
beradaptasi, mempelajari bahasanya, mengenal budaya dan tuntutan pelatih baru. Angelino
tidak, dia langsung berlari dan berkonstribusi bagi tim,” ungkap Nagelsman.
Angelino sendiri dalam wawancara dengan awak media
mengatakan keputusannya bertahan dengan Leipzig karena faktor pelatih Julian
Nagelsman. Dia mengaku sangat senang berada dibawah kepelatihan Nagelsman,
taktik, cara bermain serta sema ide dirasakan sempurna bagi karirnya.
“Nagelsmann membuat saya menjadi sangat kreatif. Dia
tidak membatasi saya sama sekali, tetapi memberi kepercayaannya dan saya bebas untuk membuat keputusan sendiri.” Pungkas pemain
berkepala plontos itu.
Terungkap, saat Leipzig mengumumkan kontrak baru sang pemain
pada hari Jumat, didasarkan pada statistik serangannya yakni 47 pertandingan kompetitif, sembilan gol dan
16 assist. (artsport/ bundesliga.com)