Jika Chandler-Oliveira Bermasalah, Dariush Siap Berebut Gelar Juara

Petarung kelas ringan UFC Beneil Dariush mengaku siap menggantikan posisi Charles Oliveira atau Michael Chandler pada laga utama UFC 262, jika salah satu diantara mereka mengalami masalah sebelum pertarungan.  Dia bahkan optimis bisa bertarung selama lima ronde pada partai perebutan sabuk juara, jika salah satu diantara Chandler maupun Oliveira tak bisa bertarung.

Beneil Dariush. (foto: zimbio.com)

Dariush dijadwalkan turut bertarung pada UFC 262 bulan depan, menghadapi salah satu petarung sangar kelas ringan UFC Tony Ferguson.

Meski menganggap pertarungannya melawan Ferguson sebagai laga terbesar dalam karirnya, Dariush tetap optimis menatap peluang agar bisa berjuang memperebutkan tahta yang ditinggalkan Khabib Nurmagomedov.

Berbicara kepada jurnalis MMA Junkie.com Farah Hannoun, Dariush mengaku bersemangat untuk melawan Ferguson serta menjadi cadangan tidak resmi bagi pertarungan perebutan gelar juara kelas ringan yang lowong.

“Saya telah berlatih untuk pertarungan selama lima ronde. Secara logis, Tony bertarung lagi setelah mengalami dua kekalahan, sementara saya telah meraih 6 kemenangan beruntun. Jadi pihak UFC dapat menunjuk saya bertarung pada partai utama, jika salah satu diantara Chandler dan Oliveira mengalami masalah. Sekali lagi, saya sudah siap untuk pertarungan lima ronde,” harapnya. 

foto:zimbio.com

“ Tentu saya tidak berharap Chandler maupun Oliveira bermasalah, dan partai utama itu tetap terlaksana. Namun jika peluang itu ada, tentu saya juga berhak untuk mendapatkannya. Saya akan mengejar semua petarung elit di divisi ini, dan mereka tak bisa menghindari saya,” tekannya.

Bahkan jika peluang melakoni partai utama itu tak didapatkan pada UFC 262, kesempatan untuk melakoni partai perebutan gelar juara tetap terbuka lebar bagi Dariush. Dengan catata, ia menang atas Ferguson untuk memuluskan jalan menuju tangga elite kelas ringan UFC.

Bagaimana menurut anda, apakah Dariush bisa mengalahkan Ferguson di UFC 262?. Tulis komentar anda!. (sportakulare.blogspot.com/BJPENN.COM)


Share:

Usman vs Khabib Akan Jadi Duel Bersejarah di UFC

Juara kelas welter UFC Kamaru Usman meyakini pertarungan antara dirinya melawan mantan juara kelas ringan Khabib Nurmagomedov akan menjadi pertarungan terbesar dalam sejarah organisasi tersebut.

Keyakinan Usman pada laga ini (melawan Khabib-red) mengacu pada kemenangan ke-14 berturut-turut, tepatnya saat menumbangkan Jorge Masvidal pada duel utama UFC 261 lalu.

Hasil ini semakin menasbihkan dirinya sebagai yang terbaik yang di kelas welter karena hampir mengalahkan semua penantang di peringkat 5 besar.

Meskipun Usman tampaknya ditakdirkan untuk pertandingan ulang dengan Colby Covington , jagoan asal Nigeria tetap mempertimbangkan jenis tantangan lain diluar zona nyamannya.

Saat disodorkan pertanyaan terkait kmungkinan menghadapi Khabib oleh TMZ Sports, Usman langsung menyatakan optimisme laga ini akan menjadi pertarungan yang sangat besar dan dia mengaku sangat tertarik.

Tapi pada saat yang sama, Usman pesimis laga ini akan terwujud, sebagaimana kemungkinan duelnya melawan  Georges St-Pierre  yang sempat dielu-elukan publik.

“Ini pasti akan menjadi pertarungan terbesar dalam sejarah UFC. Tapi masalahnya, itu tidak akan terjadi. Itu hanya hipotesis. Saya juga kehilangan kepercayaan pada yang satu ini. Saya pikir Anda memiliki lebih banyak kesempatan untuk membuat Kamaru Usman dan Georges St-Pierre terjadi sebelum Kamaru Usman dan Khabib Nurmagomedov. Itu tidak akan terjadi begitu saja, 'kata Usman.

Bagaimana pendapat para pembaca sekalian? Apakah Anda ingin melihat Kamaru Usman melawan Khabib Nurmagomedov suatu hari nanti? Tulis komentar anda!. (sportakulare.blogspot.com/BJPENN.COM)

 

Share:

Lewis Bakal Berebut Gelar Lawan Ngannou, Jones Tersingkir ?

Penantang peringkat dua kelas berat UFC Derrick Lewis menyatakan telah ditawari pertandingan ulang melawan Francis Ngannou yang saat ini menjadi raja baru divisi tersebut. Dia juga meyakini jika Jon Jones tidak lagi menjadi pilihan untuk pertarungan gelar juara, karena perselisihan dengan UFC.

Hal ini diungkap Lewis dalam wawancara dengan jurnalis ESPN Ariel Helwani. Saat ini kata Lewis, UFC tinggal menunggu pernyataan setuju dari sang juara.

“Saya bahkan tidak tahu apakah saya bisa membicarakan semua ini. Tapi sesuatu akan terjadi. Kami tinggal menunggu persetujuan Francis untuk mewujudkan duel tersebut. UFC telah memberinya beberapa tanggal, beberapa bulan, jadi saat ini  tinggal menunggu tanggapannya, “kata Lewis.

“ Agustus terlihat sangat bagus, kemungkinan bulan ini yang ditawarkan untuk mewujudkan duel kami,” ungkapnya lagi.

Ngannou sendiri saat ini sedang menikmati masa kemenangannya dengan pulang  ke Kamerun untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan penggemarnya. Jadi kemungkinan Francis akan membutuhkan lebih banyak waktu istirahat sebelum dia kembali ke octagon. 

Rencana awal untuk duel Ngannou vs Lewis 2 berlangsung di UFC 263 pada bulan Juni, tetapi dengan Ngannou membutuhkan lebih banyak waktu istirahat, maka partai Israel Adesanya vs Marvin Vettori menjadi pilihan utama sebagai gantinya.

Dengan Lewis menerima pertarungan melawan Ngannou, 'The Black Beast' percaya Jon Jones sekarang secara resmi keluar dari pencalonan untuk menjadi orang berikutnya yang berjuang untuk sabuk kelas berat.

Jones memang sempat gencar dibicarakan untuk menjadi lawan berikutnya bagi The Predator (juluklan Ngannou-red). Namun, Jones dan UFC sekarang terlibat dalam perselisihan pembayaran publik dan tidak ada jaminan Jones akan bertarung.

Alih-alih 'Bones' mendapatkan peluang perebutan gelar, presiden UFC Dana White justru telah menunjuk Lewis untuk melawan Ngannou sebagai gantinya.

Bagaimana tanggapan para pembaca tentang laga perebutan juara antara Francis Ngannou dan Derrick Lewis? Tuliskan komentar anda.(sportakulare.blogspot.com/BJPENN.COM)



Share:

Conte : Jalan Inter Menuju Scudeto Telah 95 Persen

Manajer Inter Milan Antonio Conte yakin timnya 95 persen sedang dalam perjalanan untuk memenangkan gelar Serie A pertama mereka sejak 2010 menyusul kemenangan atas Hellas Verona pada akhir pekan lalu.

Matteo Darmian menjadi pahlawan Inter saat memastikan 3 point saat menaklukkan Hellas Verona 1-0 di San Siro.  Hasil ini sekaligus membuat Nerazzurri unggul 13 poin dari AC Milan dan Juventus di puncak klasemen.

Inter mengumpulkan 79 poin dari 33 pertandingan, mengguli dua rival terberatnya Milan dan Juve yang baru mengemas nilai 66.

“Saya melihat 95 persen Scudetto ditaklukkan,” kata Conte kepada Sky Italia.

Meski demikian, mantan pemain dan pelatih Juventus ini tetap menekankan pentingnya untuk terus menjaga trend kemenangan pada sisa laga mereka.  

Inter sangat berpeluang untuk mengakhiri dominasi Juventus yang selama 9 tahun terakhir.

Klub Milan itu bermain imbang secara berturut-turut melawan Napoli dan Spezia sebelum kemenangan di Verona itu memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di liga menjadi 17 pertandingan.

“Pada titik ini bola mulai lebih berat, karena bagi banyak pemain ini adalah pertama kalinya mereka setinggi ini,” kata Conte.

“Setelah dua penampilan hebat melawan Napoli dan Spezia, kami menang dan menciptakan situasi yang berbeda. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam situasi di mana Anda berada di depan penjaga gawang, bola menjadi lebih berat.

“Menang tahun ini berarti menjadi pemenang, dan itu sangat penting. Jangan lupa bahwa yang lain kehilangan poin, sedangkan kita tidak,” tutupnya (sportakulare.blogspot.com/supersport.com)


Share:

Masa Depan Ronaldo di Juventus Diragukan

Performa Cristiano Ronaldo dalam beberapa laga terakhir Juventus disebut memprihatinkan. Kemarahan yang terus ditunjukan penyerang Portugal setelah pertandingan, posisi La Vecchia Signora di Serie A dan performa buruk pemain di depan gawang lawan menjadi sorotan banyak pihak, utamanya kalangan media di ‘Negeri Pizza’.


Pemilik nomor punggung tujuh Juventus ini memang absen mencetak gol dalam 3 pertandingan terakhir, termasuk dalam laga Lawan Fiorentina akhir pekan lalu yang berakhir imbang 1-1.

Suasana yang terlihat dari Ronaldo akhir-akhir ini hanya berkutat pada perasaan buruk dan kekesalan karena kegagalan mencetak gol. Belum lagi cedera yang sempat membuatnya absen selama enam pertandingan.

“Tim ini terputus-putus, tanpa gaya, tanpa jiwa, dan Cristiano seperti hantu di lapangan,” tulis media Corriere della Sera.

 Media ini juga menambahkan mantan penyerang Real Madrid itu terlihat “hampir tidak tertarik pada permainan”.

 Tetapi perhatian terhadap Cristiano melampaui satu publikasi, dan La Gazzetta dello Sport bertanya: “Cristiano, apakah Anda di sana?”

Pada menit ke-84 dari hasil imbang 1-1 mereka di Fiorentina, Cristiano tidak dapat memanfaatkan umpan tengah indah dari Dejan Kulusevski yang seharusnya bisa memastikan kemenangan.

Sekali lagi, Cristiano Ronaldo tidak tampil untuk Juventus dan dia meninggalkan Florence bahkan tanpa tembakan tepat sasaran.

Poin yang mereka peroleh membuat Juventus berada di urutan keempat di Serie A, dengan Atalanta berhasil mengalahkan Bologna dan AC Milan mengunjungi Lazio pada Senin malam. Napoli tiga poin di belakang Juventus dan bermain pada hari Senin juga.

Seperti yang ditulis Tuttosport, masa depan Cristiano Ronaldo bisa diragukan jika Juventus absen di Liga Champions.

“Jika mereka tidak lolos ke Liga Champions, Juventus tidak akan dapat menutupi gajinya dan dia mungkin akan mencari tantangan lain di Manchester [dengan Manchester United] atau di Paris [dengan Paris Saint-Germain].”

Sementara Pelatih Andrea Pirlo tetap membela pemain andalannya ini, sembari mengakui kekecewaan pada hasil pekerjaannya sendiri di klub musim ini.

“Saya tidak berpikir Ronaldo melakukannya dengan buruk,” kata Pirlo. “Dia memiliki beberapa peluang dan, secara umum, permainannya tidak buruk. Itu adalah tim yang seharusnya lebih banyak menyerang di luar angkasa dan kami melihat beberapa di antaranya di babak kedua,”. (sportakulare.blogspot.com/ forzaitalianfootball.com)

Share:

Joanna Jedrzejcyk Bantu Namajunas Kalahkan Zhang Weili

Rose Namajunas secara mengejutkan mampu membalikan semua prediksi yang tidak menggunggulkan dirinya kala bersua Zhang Weili pada partai perebutan gelar kelas jerami UFC, akhir pekan lalu. Lewat sebuah tendangan ke arah kepala, ‘Thug Rose’ sukses membuat sang juara bertahan terkapar, sekaligus merebut kembali sabuk yang pernah dikuasainya.

Namajunas mengungkap jika salah satu faktor yang secara tidak sengaja membantunya mengalahkan petarung asal negeri ‘Tirai Bambu’ adalah Joanna Jedrzejcyk yang juga merupakan salah satu rival terberat di kelas ini.

Namajunas mengakui jika Joanna telah memberikan gambaran cara mengalahkan Zhang Weili, kala keduanya (Joana-Zhang Weili) bertarung pada tahun lalu.  

Lewat pertarungan itu, Namajunas melihat peluang untuk mengalahkan sang juara.

Namajunas dalam wawancara bersama Megan Olivi pasca pertarungan mengakui secara tidak sengaja Joana telah membantunya untuk kembali bertahta.

“Saya telah melihat tendangan kiri tinggi di kepala pada saat Joana menghadapi Zhang Weili. Tehnik ini sangat memberi berpeluang untuk dilakukan kepada Zhang, dan saya meyakini untuk dilakukan.   

“Saya hanya harus mendapatkan jangkauan dan harus bersabar. Dia merasa percaya diri karena dia menyentuh saya dengan tendangan rendah bagian dalam dan jab. Tusukannya adalah pukulan kecil yang dia tempelkan di sana. Tapi saya pikir itu hanya membantu saya mendapatkan jangkauan saya dan saya hanya mengontrol pernapasan saya. Saya siap untuk bermain selama 25 menit jadi saya tetap tenang. '

Kebangkitan namajunas kembali ke puncak benar-benar luar biasa. Banyak spekulasi beredar tentang kemungkinan bagi Namajunas untuk kembali bersua Joana pada laga berikutnya.

 Apakah anda sepakat dengan kemungkinan ini?, atau anda memiliki prediksi lawan yang lebih menjanjikan sebagai ujian pertahanan gelar Namajunas?. Tuliskan komentar anda di bawah. (sportakulare.blogspot.com//BJPENN.COM)

Share:

Gangster Senior Berniat ‘Comeback’, UFC Siap Bantu

Presiden UFC Dana White mengonfirmasi keinginan salah satu petarung senior Nick Diaz untuk kembali berlaga di octogon.

Nick yang bersama saudaranya Nate Diaz dijuluki petarung gangster terakhir berlaga pada UFC 183, Januari 2015, dengan hasil kekalahan melalui keputusan mutlak dari Anderson Silva.

Sebelum melawan Silva, Nick juga tercatat mengalami kekalahan dari Georges St-Pierre di UFC 158, Maret 2013.

Sementara kemenangan terakhirnya didapatkan atas BJ Penn pada main event UFC 137 bulan Oktober 2011.

Belum lama ini, Nick memposting foto sejumlah aktivitas latihan sebagai isyarat untuk kembali beraksi di atas octogon UFC.

Hal ini pun turut dibenarkan White saat konferensi pers pasca UFC 261, sekaligus mengungkap rencana pertemuan lanjut dengan Nick untuk membicarakan laga comebacknya.

Pria berkepala plontos menyatakan, jika Nick benar-benar ingin bertarung, maka White dan UFC siap membantu.

“Nick ingin bertarung. Tentu, (kami akan memberinya satu). Kita akan lihat bagaimana kelanjutannya. Dia menungguku di belakang sekarang. Aku akan berbicara dengannya, “kata White kepada MMAjunkie.com.

Jika Diaz kembali turun gunung, maka bisa dipastikan untuk melawan petarung yang juga memiliki nama besar dalam olahraga. Karena Nick mungkin ingin kembali untuk mendapatkan bayaran yang besar.

Meskipun Diaz belum pernah memenangkan pertarungan dalam satu dekade, dia masih merupakan nama besar di jagad MMA. Kehadirannya tentu sangat dinantikan para penggemar combat sport di seluruh dunia.

Apakah Anda ingin melihat Nick Diaz kembali ke Octagon?, siapa lawan yang pantas untuk menjajal kemampuan sang petarung gangster senior pada laga comebacknya? Tuliskan komentar anda di bawah. (sportakulare.blogspot.com/ BJPENN.COM)



Share:

Tantang Overeem, Lewis: Saya Ingin Menamparnya

Meski tengah focus dengan pertarungan di acara utama UFC vegas 19 melawan Curtis Blaydes sabtu malam ini (20/2), Derrick Lewis tetap menyempatkan untuk mengirimkan tantangan kepada Alistair Overeem. Petarung berjuluk ‘The Black Beast’ ini meminta Overeem agar tidak gantung gantung sarung tangan dulu, karena Lewis masih ingin menampar pipinya.  


Tantangan ini sendiri merujuk pada perseteruan kedua petarung yang telah beberapa kali terlibat perang mulut.

Sebelumnya Overeem mengutarakan prediksi pertarungannya melawan Lewis akan menjadi laga yang mudah.

Namun Lewis sebaliknya mengatakan telah menantang Overeem sebanyak 4 kali dalam 3 tahun terakhir, namun tidak pernah ada tanggapan balik.

“Saya ingin melawan Overeem selanjutnya. Saya tidak tahu apakah Overeem masih akan bertarung setelah pertarungan terakhirnya melawan Alexander Volkov.  

Dia telah mengucap kata-kata sampah kepada saya dan pertarungan melawannya adalah pertarungan selanjutnya yang saya inginkan.

Lewis dalam cuitannya meminta satu permohonan terakhir untuk Overeem yang telah berkali-kali menyatakan kariernya mendekati akhir, utamanya setelah mengalami kekalahan knockout dari Volkov beberapa minggu lalu, untuk mengurungkan dulu niat pensiun.

“Jika Overeem menonton ini, saya minta jangan pensiun dulu karena saya benar-benar ingin menampar pipi anda dalam pertarungan,” ungkap petarung asal Amerika Serikat itu.

Pertarungan antara Lewis dan Blaydes pekan ini diprediksi bakal menjadi jalan yang akan membawa pemenang pertarungan menjadi penantang gelar kelas berat UFC. (artsport/mmamania.com)

Share:

Kasta Kedua Eropa, Wakil Inggris di Atas Angin

Babak leg 1, 32 besar Liga Eropa pekan ini menghadirkan cerita keperkasaan 2 kontestan asal Inggris, masing-masing Manchester United dan Tottenham Hotspur. Meski melakoni partai tandang, kedua tim mampu menang besar, dan bisa dipastikan bakal mulus melaju ke babak selanjutnya. Sementara dua wakil Inggris lainnya, Arsenal dan Leicester hanya meraih hasil imbang. Namun dengan pertimbangan laga leg kedua akan digelar di kandang sendiri, kedua tim ini juga berpeluang besar menyusul langkah MU dan Tottenham.

Dua gol Bruno Fernandes mewarnai kemenangan besar United atas Real Sociedad. Laga ini digelar di kandang Juventus, Turin, sebagai arena netral karena pembatasan terkait peningkatan kasus Covid-19 di Inggris. Secara keseluruhan, ‘Setan Merah’ menang besar 4-0 atas wakil Spanyol, dan hanya butuh hasil imbang di leg kedua untuk mengamankan langkah ke putaran 16 besar.

Senada dengan MU, Tottenham juga menunjukan kelasnya yang jauh berada di atas wakil Austria Wolfsberger. Tottenham mengalahkan tim Austria Wolfsberger 4-1 di Budapest, Hongaria. Meski tidak diperkuat sang pencetak gol terbanyak Harry Kane, The Lilywhites masih terlalu kuat untuk tim peringkat 6 sementara Liga Austria itu. 

Hasil berbeda didapatkan Arsenal dan Leicester. The Gunners hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan wakil Portugal Benfica, namun diuntungkan dengan gol tandang yang diciptakan Bukayo Saka.

Dengan hasil ini, Aubameyang Cs hanya butuh hasil imbang tanpa gol untuk mengamankan langkah ke-16 besar.

Bagaimana dengan Leicester?, penghuni 3 besar klasemen sementara Liga Inggris ini juga meraih hasil imbang lawan tuan rumah Slavia Prague. Namun kiper Kasper Schmeichel optimis timnnya akan mengalahkan Slavia pada leg 2. Dia menilai dari hasil pertemuan pertama, The Foxes lebih layak maju ke fase berikutnya. 

Roma terbaik dari Italia

Sementara dari ranah Serie A Italia, hanya AS Roma yang meraih hasil mentereng 2-0 atas tuan rumah Braga. Hasil ini sekaligus memutus catatan buruk I Lupi yang selalu kalah pada laga tandang babak knock out kompetisi Eropa.

Dua gol kemenangan roma diciptakan Edin Dzeko dan Borja Mayoral. Praktis Roma hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke putaran selanjutnya.

AC Milan harus puas dengan hasil imbang 2-2  saat melawat ke kandang Red Star Belgrade. Meski demikian hasil ini mampu member dua gol tandang bagi Milan dan cukup meraih hasil imbang 0-0 untuk menapakkan kaki ke putaran 16 besar.

Nasib naas justru dihadapi Napoli. Tim yang pada pekan sebelumnya sukses menggulung jawara Liga Italia pada lanjutan liga domestic justru dipermak tuan rumah Granada dengan skor akhir 2-0. Pelatih Gennaro Gattuso beralasan badai cedera yang menimpa tim menjadi penyebab utama kekalahan. Daftar pemain Napoli yang absen seperti  Dries Mertens [engkel], Kalidou Koulibaly [Covid-19], Hirving Lozano [hamstring], Kostas Manolas [engkel] dan Matteo Politano membuat Gattuso tak memiliki banyak pilihan untuk menerapkan strategi dalam menghadapi wakil spanyol tersebut. Pada leg kedua, Napoli wajib bekerja keras untuk menimal bisa menjaringkan tiga gol tanpa mengalami kebobolan.

Bagaimana pendapat para pembaca atas hasil-hasil yang diraih tim-tim asal Inggris dan Italia ini?, bagaimana pendapat kalian tentang peluang mereka di leg ke-2 nanti? Tuliskan di kolom komentar. (artsport/ indianexpress.com)

Berikut Hasil Babak 32 Besar Leg 1 Liga ropa







Share:

Saat Kane Absen, Bale Tampil Moncer

Bakal Bersaing Jadi Starter Lawan West Ham

Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho mengungkap alasan absennya Harry Kane dalam pertandingan leg pertama babak 32 besar Liga Europa melawan Wolfsberger, Jumat (19/2) dini hari WIB, karena tidak ingin mengambil resiko atas cedera pergelangan kaki yang diderita. Di sisi lain, ketidakhadiran Kane justru menjadi momen pembuktian Gareth Bale yang mampu tampil mengesankan saat diduetkan dengan son Son Heung-Min dengan menjadi actor penting atas kemenangan 4-1 atas tuan rumah Wolfsberger. Lantas siapa yang akan dipercaya Mourinho untuk menjadi starter kala menantang tuan rumah West Ham Minggu (21/2). 














Mourinho kepada awak media mengatakan Kane memanmg meminta untuk tak dibawa dalam perjalanan ke Budapest untuk menghadapi wakil Austria, karena cedera yang didapat saat kontra Liverpool bulan lalu. Namun sang kapten Tim Nasional Inggris dan pencetak gol terbanyak tim ini dipastikan akan tampil dalam laga lawan West Ham.

"Harry membuat keputusan berdasarkan pertimbangan bermain lawan Wolfsberger berisiko dengan akumulasi menit setelah cedera yang dia alami," kata Mourinho dikutip dari Daily Mail, Jumat (19/2).

Keputusan Kane disetujui Mourinho dan departemen medis tim, untuk memberinya kesempatan beristirahat untuk memulihkan kondisi.

" Saya yakin dia akan siap untuk laga lawan West Ham,” ujar pelatih asal Portugal.

Sementara itu, ketidakhadiran Kane justru melahirkan momentum bagi Bale untuk membuktikan kemampuannya. Berduet dengan Son Heung-Min sejak menit pertama melawan Wolfberger, ia tampil mengesankan dengan mencetak satu gol. Sementara Son mencetak gol pada menit lebih awal pada menit ke-28.  

 Bale dan Son terlihat padu dengan striker Korsel berperan sebagai false nine, didukung Bale dari sayap kanan. Duet yang sangat merepotkan Wolfberger sepanjang 2 x 45 menit pertandingan berjalan.  

"  Saya senang Bale mendapatkan menit bermain dan mencetak gol plus membuat assist. Saya sangat menikmati kesempatan bermain dengan dia," ujar Son kepada Goal.

Bale, sementara itu, mengaku puas bisa mencetak gol dan membuktikan diri. Musim ini seharusnya jadi musim kelahirannya kembali, sayangnya dia lagi-lagi dihantam cedera kambuhan.

"Rasanya menyenangkan bisa mencetak gol dan membantu tim. Penting bagi kami mendapatkan empat gol tandang. Kemenangan dengan selisih seperti ini selalu bagus." Ungkap pemain awal Wales.

Bale sendiri dalam pertandingfan lawan Wolfberger harus ditarik pelatih dan digantikan pemain lain pada menit ke-65.

Mourinho menegaskan pergantian Bale bukan merujuk pada penampilan, namun lebih kepada upaya untuk menjaga kebugarannya guna partai penting melawan West Ham.

Mantan pelatih Setan Merah memastikan Bale akan menjadi bagian dari pilar yang akan bersaing untuk berebut starter dalam laga West Ham. 

`` Salah satu alasan dia meninggalkan lapangan pada menit ke-65 adalah berusaha membuatnya tersedia untuk pertandingan berikutnya karena salah satu hal yang tidak mudah terkait kondisinya adalah akumulasi menit, '' jelasnya.

 " Mari kita tunggu, dia adalah tipe pemain yang pengalamannya dan kondisinya sangat penting untuk diperhatikan. Seperti Harry Kane. Kami harus mempercayai para pemain,” pungkasnya.

Bagaimana pendapat para pembaca tentang berita ini?, apakah Bale dan Kane akan dimainkan bersama saat lawan West Ham? Atau laha akhir pekan bakal menjadi awal persaingan sebenarnya dari kedua pemain untuk meraih satu tempat sebagai starter? (artsport/skysports.com)

 




Share:

‘Nyoya Tua’ Tak Berdaya, Untung Ada Chiesa

 Conceicao : Tak Ada Cerita Bertahan di Italia

Laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions Rabu (17/2) dini hari  mempertemukan tuan rumah FC Porto menghadapi jawara Serie A Italia Juventus. Diluar dugaan, ‘Si Nyoya Tua’ yang tampil dengan formasi terbaiknya tak mampu berbuat banyak menghadapi determinasi armada binaan Sergio Conceicao hingga akhirnya harus kebobolan dua gol terlebih dahulu. Beruntung skuad kuda zebra memiliki Federico Chiesa yang mampu memberikan angin segar kewat torehan satu gol sebagai modal menghadapi leg ke dua di kandang sendiri.


Porto benar-benar sukses menerapkan pola menutup ruang dengan mengawal pergerakan para pemain kunci Juventus, terutama sang mega bintang Cristiano Ronaldo.  

Selain itu, mereka juga sukses untuk terus menerus menekan pertahanan Juventus hingga berujung kesalahan yang dilakukan Rodrigo Bentancur yang mengoper bola kepada Wojciech Szczesny tanpa memperhatikan mehdi taremi yang berada dekat dengan posisinya. Tak pelak sodoran bola langsung dicocol penyerang asal Iran untuk mengubah papan skor menjadi 1-0.

Pasca gol ini, permainan Juventus belum juga berubah, hingga akhirnya pada menit ke-46 babak ke dua, gawang Szczesny kembali bergetar oleh gol Moussa Marega. 

Angin segar bagi tim tamu akhirnya datang pada menit ke-82, sebuah umpan dari sisi kiri pertahanan Porto yang dilepaskan Adrien Rabiot mampu dikonversi Chiesa menjadi gol.

Gol ini disambut para pemain Juventus, karena bakal menjadi modal penting untuk mengamankan langkah ke babak berikutnya, dengan minimal bisa mengamankan kemenangan 1-0 saat berlaga di kandangnya, tanggal 9 Maret mendatang.

Pelatih Juventus Andrea Pirlo pasca pertandingan mengatakan timnya kehilangan momentum serta langsung berada dalam situasi frustasi karena gol cepat Porto yang terjadi karena keteledoran para pemainnya.

Hal ini makin diperparah dengan cedera yang dialami kapten tim Giorgio Chiellini pada menit ke-34, hingga harus digantikan Merih Demiral.

 “ Kami telah mempersiapkan pertandingan dengan baik, namun mendapati hasil berbeda saat laga bewrlangsung.

 Ini bukan situasi yang kami harapkan, namun semua berubah karena gol cepat tersebut.

 Mereka berhasil menutup ruang dengan baik dan sesuai dengan rencana, hasilnya kami memberikan banyak ruang bagi kesuksesan permainan mereka,” ujar Pirlo kepada Sky Sport Italia.

Porto Tak Akan Bertahan di Kandang Juventus

Sementara itu Pelatih Porto Sergio Conceicao mengatakan timnya tidak akan melakukan taktik bertahan agar bisa mempertahankan keunggulan saat laga leg ke-2 di kandang Juventus.

“ Juve pasti akan melakukan Comeback, tetapi kami akan tetap tampil menekan. Kita lihat saja nanti,” pungkasnya.

Juventus tampil mengesankan di babak penyisihan grup dengan memenangkan lima pertandingan dari enam pertandingan, termasuk kemenangan 3-0 dari tuan rumah Barcelona.

Sayangnya hasil baik ini tidak berlanjut dalam laga lawan Porto. Demikian juga dengan top scorer terbanyak sepanjang masa yang terlihat tidak tampil dalam performa terbaiknya saat berlaga di negaranya sendiri.

Bagaimana pendapat para pembaca terhadap hasil pertandingan ini. Bagaimana juga prediksi kalian terhadap peluang kedua tim untuk lolos ke putaran selanjutnya? (artsport/espn.com)




Share:

Tantang Sociedad, Setan Merah Tanpa Pogba

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer menginformasikan Paul Pogba bakal absen dalam beberapa laga di bulan ini, karena tengah melanjutkan pemulihan cedera paha yang diderita. Pogba juga dipastikan absen dalam laga leg pertama babak 42 besar Liga Eropa menghadapi Real Sociedad  yang akan digelar Kamis (18/5) di Allianz Arena Juventus.


Pemilihan markas Juventus ini sebagai tempat netral karena pembatasan akibat perkembangan kasus Covid-19 di Inggris.

Mantan gelandang Juventus juga dikabarkan belum akan tampil pada leg II yang akan berlangsung di Old Trafford tanggal 25 Februari mendatang.  

Pogba telah absen sejak pertandingan di Liga Domestik melawan New Castle dan Chelsea, dan sedang memacu pemulihannya agar bisa tampil dalam derby melawan Manchester City tanggal 6 Maret.  

Selain Pogba, Edinson Cavani dan Donny Van de Beek juga tak akan dibawa dalam skuad untuk menghadapi Sociedad karena menderita cedera otot saat laga imbang 1-1 melawan West Bromwich Albion pekan lalu.

 

“ Paul pulih dengan baik. , dia tengah memulai perawatan dan masa pemulihan kebugaran yang akan berlangsung selama beberapa minggu. Yang pasti dia tak akan tampil sepanjang Februari,” kata Solskjaer pada konferensi pers hari Rabu lalu.

 “ Sayangnya Donny dan Edinson cedera otot, jadi mereka juga tidak bisa tampil di Turin. Kami sangat bersemangat dan memastikan tim tetap kompetitif. Meskipun menghadapi lawan berat, kami yakin bisa melangkah ke babak berikutnya. Satu-satunya tujuan kami adalah menang besok,” tandasnya. 

Sementara pelatih Sociedad, Imanol Alguacil mengaku tidak mempermasalahkan laga yang harus berpindah ke Allianz Arena Juventus, karena pembatasan akibat Covid-19.

Menurutnya, Sociedad harus menampilkan kerja keras dalam pertandingan ini, agar bisa menghasilkan kemenangan.

`` Kami tidak akan mencari alasan jika kami memainkan pertandingan yang buruk dan hanya karena pertemuan itu dimainkan jauh Dari Anoeta. Saya tidak suka alasan,” tegasnya.

`` Kami menghadapi lawan yang sangat sulit tetapi jika kami memainkan permainan kami, tetap ada peluang menang. Saya harap ini akan menjadi pertandingan yang indah. Kedua tim bisa memainkan sepakbola yang bagus dan saya harap kami lebih efektif dari mereka. Kami sangat menghormati Manchester United, untuk sejarah klub, tim mereka, dan pelatih mereka,” pungkasnya. (artsport/espn.com)

Share:

Derita Leipzig dan Debut Mengesankan Ozan Kabak




Liverpool yang tampil buruk dalam 3 pertandingan terakhir mereka di Liga Domestik diluar dugaan mampu meraih kemenangan atas RB Leipzig dengan skor akhir 2-0. Laga ini menjadi sebuah kerugian besar bagi Die Bullen, karena laga yang seharusnya digelar di markas mereka Red Bull Arena, harus dipindahkan ke Puskas Budapest sebagai tempat netral. Ditambah lagi kesalahan sejumlah pemain Leipzig, termasuk blunder Dayot Upamecano berujung gol-gol dari Mohamed Salah dan Sadio Mane.    

Pertandingan ini memang harus dipindahkan ke Puskas Arena Budapest karena peningkatan kasus Covid-19 di Inggris, hingga membatasi Liverpool untuk memasuki Jerman.  

Pertandingan di tempat netral mungkin mengganggu penampilan Leipzig hingga mampu dimanfaatkan tim tamu yang langsung menguasai pertandingan lebih cepat dari sang lawan.

Derita kedua bagi tuan rumah muncul dari sejumlah blunder yang dilakukan bek tengah Upanecano yang salah satu diantaranya mampu dimanfaatkan Sane menjadi gol.

Tak hanya Upamecano, gol pertama yang diciptakan Salah juga berawal dari miss komunikasi operan dari para pemain Leipzig yang kemudian dimanfaatkan pemain asal Mesir.  

Pasca lahirnya gol dari Mane, praktis Liverpool semakin memegang kendali permainan.  

Derita ke-3 merujuk pada pertandingan leg ke-2 yang akan dilaksanakan di Anfield (markas Liverpool-red) sehingga perlu dijalani dengan usaha yang lebih keras dengan posisi ketertinggalan 2 gol.

`` Kami bermain bagus malam ini, hanya kurang beruntung karena membuat banyak kesalahan. Di leg kedua kami harus melanjutkan dengan menciptakan lebih banyak peluang,” ujar pemain Leipzig Marcel Sabitzer.

Bagi Liverpool, hasil ini seolah menjadi pengobat atas luka 3 kekalahan beruntun yang dialami armada binaan Jurgen Klopp di Liga Premier masing-masing .  

“ Pertandingan berjalan sesuai rencana. Leipzig adalah tim yang tidak terduga, mereka bisa menjadi monster bagi lawan-lawannya, tim yang sangat solid dan memiliki keunggulan secara fisik. Tapi kami berhasil menekan mereka untuk membuat  kesalahan-kesalahan. Saya sangat senang dengan hasil ini,” ujar Klopp pasca  pertandingan.

DEBUT SENSASIONAL KABAK

Pertandingan melawan Leipzig juga menjadi debut yang mengesankan untuk pemain anyar Ozan Kabak. Ia mampu menunjukan permainan yang bagus dalam mengawal pertahanan The Reds selama pertandingan berlangsung.

“ Setelah cukup lama berpetualang bersama Schalke, Dia (Kabak) mengalami peningkatan yang luar biasa. Dia mampu memainkan posisinya dengan sempurna, dan saya turut senang atas penampilannya,” tandas Klopp.

Pelatih asal Jerman mengatakan Leipzig juga sangat berbahaya sepanjang pertandingan, mereka menghasilkan beberapa peluang yang nyaris menjadi gol. Salah satunya dari Christoper Nkinku di awal babak kedua, yang harus diselamatkan dengan ekstra brilliant oleh Alisson Becker.  

Leg kedua terinformasi akan berlangsung di Anfield pada 10 Maret mendatang, meski masih akan menyesuaikan dengan situasi perkembangan kasus virus korona yang sedang berlangsung di Inggris.

 'Itu adalah pertandingan penting bagi kami, pertandingan yang sulit,' kata kapten Liverpool Jordan Henderson. 'Menjaga clean sheet penting bagi kami.

 `` Kami hanya ingin terus maju dan berjuang setiap kali kami bermain. Ada banyak situasi sulit sepanjang musim, tetapi kami harus menghadapi setiap pertandingan dan mengambil langkah demi langkah.

`` Kemenangan yang bagus tetapi baru setengah pekerjaan selesai, '' pungkasnya. 

Bagaimana prediksi pembaca sekalian atas hasil pertandingan ini? bagaimana prediksi kalian untuk leg kedua nanti?. Tuliskan di kolom komentar. (artsport/espn.com)


Share:

Definition List

Unordered List

Support